JAWABAN
4.Tujuan Akhir Kebijakan Ekonomi Makro
Tujuan akhir kebijakan ekonomi makro adalah : (1) price level stability, (2) high employment level, (3) long-term economic growth, dan (4) exchange rate stability (Thomas, 1997:448). Empat variabel ekonomi makro inilah yang paling berpengaruh terhadap kehidupan manusia secara keseluruhan, sehingga prilakunya perlu diamati dan dikendalikan. Di bawah ini diuraikan lebih rinci tentang variabel-variabel tersebut.
2.1. Price Level Stability (Stabilitas Tingkat Hara Umum)
Hal-hal yang perlu dijelaskan berkaitan dengan inflasi :
* Kenapa inflasi perlu dikendalikan
* Apa penyebab inflasi
* Bagaimana menghitung inflasi
* Macam-macam inflasi
* Dampak inflasi
* Otoritas moneter dan inflasi
* Inflation targeting
* Mekanisme transmisi kebijakan moneter dan inflasi
* Kurva Phillips dan inflasi
* Inflasi dan Fisher Equation
* The cost of inflation
* Inflasi dan IPM
* Inflasi dan defisit APBN
* Pertumbuhan uang beredar, suku bunga dan inflasi
2.2. High Employment Level (Tingginya Tingkat Kesempatan Kerja)
Beberap hal yang perlu dijelaskan berkaitan dengan kesempatan kerja :
* Peran pemerintah dalam perluasan kesempatan kerja
* Pendekatan demand dan supply of labor dalam perluasan kesempatan kerja
* Pemberdayaan masyarakat desa dalam upaya perluasan kesempatan kerja
* Human capital sebagai upaya efektif perluasan kerja
* Keuangan negara dan kesempatan kerja
* Kebijakan ketenagakerjaan
* Serikat kerja
* Hubungan industrial
* Sistem ekonomi dan kesempatan kerja
* Distribusi pendapatan fungsional dan kesempatan kerja
* Laju pertumbuhan penduduk dan kesempatan kerja
* Pandangan terhadap penduduk
* Elastisitas kesempatan kerja
2.3. Long-Term Economic Growth
Pertumbuhan ekonomi yang ideal adalah : (1) berlangsung terus menerus, (2) disertai dengan terciptanya lapangan kerja, (3) tidak merusak lingkungan, (4) lebih tinggi daripada laju pertumbuhan penduduk, (5) disertai dengan distribusi pendapatan yang adil, (6) kontribusi sektoral yang merata, (7) tidak meninggalkan sektor pertanian, (8) kenaikannya riil, (9) penyumbang terbesar PDB adalah warga domestik, bukan asing, dan lainnya.
Perlu juga dijelaskan hal-hal sebagai berikut :
* Kenapa laju pertumbuhan ekonomi menjadi tujuan kebijakan ekonomi ?
* Apa manfaat dihitungnya pendapatan nasional
* Makna politis dari pendapatan nasional
* Kinerja ekonomi dan PDB
* Income percapita
* Struktur ekonomi
* Inflasi dan PDB
* Aggregate supply dan demand
2.4. Exchange Rate Stability
Nilai tukar merupakan nilai uang secara eksternal, yang tinggi rendahnya berdampak pada berbagai aspek ekonomi dan sosial lainnya, misalnya : (1) impor dan ekspor, (2) APBN dan APBD, (3) kesehatan dan pendidikan, (4) transportasi, (5) industri dalam negeri, (6) politik, (7) daya beli masyarakat, (8) dunia perbankan, (9) sektor pertanian, kelautan, peternakan dst, (10) sektor properti , dan sebagainya.
Perlu dijelaskan pula hal-hal sebagai berikut :
* Nilai tukar nominal dan riil
* Devaluasi, apresiasi dan depresiasi mata uang domestik terhadap mata uang asing
* Determinan nilai tukar
* Cadangan devisa dan nilai tukar
* Kebijakan nilai tukar
* Sistem nilai tukar
* Faktor politik, keamanan dan nilai tukar
* Mekanisme transmisi kebijakan moneter dan nilai tukar (pass through effect)
* dll
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar